Biografi dan Profil: E
Headlines News :

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label E. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label E. Tampilkan semua postingan

Emha Ainun Najib

Written By Unknown on Selasa, 10 April 2012 | 02.39

Muhammad Ainun Nadjib biasa di kenal Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun lahir di Jombang, Jawa Timur, 27 Mei 1953. Menikah dengan Novia Kolopaking

Anak keempat dari 15 bersaudara. Ayahnya, Almarhum MA Lathif, adalah seorang petani.
Pendidikan :
- SD di Jombang (1965)
- SMP Muhammadiyah di Yogyakarta (1968).
- Pondok Modern Gontor Ponorogo tapi kemudian dikeluarkan karena melakukan demo melawan pemerintah pada pertengahan tahun ketiga studinya.
- SMA Muhammadiyah I, Yogyakarta sampai tamat.
- Sempat melanjut ke Fakultas Ekonomi UGM, tapi tidak tamat. Pendidikan formalnya hanya berakhir di Semester 1 Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM).

Lima tahun hidup menggelandang di Malioboro, Yogyakarta antara 1970-1975 ketika belajar sastra kepada guru yang dikaguminya, Umbu Landu Paranggi, seorang sufi yang hidupnya misterius dan sangat mempengaruhi perjalanan Emha.

Selain itu ia juga pernah mengikuti lokakarya
- Teater di Filipina (1980)
- International Writing Program di Universitas Iowa, Amerika Serikat (1984)
- Festival Penyair Internasional di Rotterdam, Belanda (1984)
- Festival Horizonte III di Berlin Barat, Jerman (1985).

Dalam kesehariannya, Emha terjun langsung di masyarakat dan melakukan aktivitas-aktivitas yang merangkum dan memadukan dinamika kesenian, agama, pendidikan politik, sinergi ekonomi guna menumbuhkan potensialitas rakyat.

Karena itulah ia lebih senang bila kehadirannya bersama Istrinya Novia Kolopaking, dikenal sebagai seniman film, panggung, serta penyanyi dan kelompok musik Kiai Kanjeng di taman budaya, maya itu sejak akhir 1970-an, bekerja sama dengan Teater Dinasti yang berpangkalan di  pelayanan. Pelayanan adalah ibadah dan harus dilakukan bukan hanya secara vertikal, tapi horizontal," ujarnya.

Karir

- Pengasuh Ruang Sastra di harian Masa Kini, Yogyakarta (1970).
- Wartawan/Redaktur di harian Masa Kini, Yogyakarta (1973-1976),
- Pemimpin Teater Dinasti (Yogyakarta), dan grup musik Kyai Kanjeng hingga kini.
-Penulis puisi dan kolumnis di beberapa media.

Ia juga mengikuti berbagai festival dan lokakarya puisi dan teater.

- Lokakarya teater di Filipina (1980),
- International Writing Program di Universitas Iowa, AS (1984),
- Festival Penyair Internasional di Rotterdam, Belanda (1984)
- Festival Horizonte III di Berlin Barat, Jerman (1985).

Cak Nun memacu kehidupan multi-kesenian di Yogya bersama Halimd HD, networker kesenian melalui  Sanggarbambu,

Aktif di Teater Dinasti dan mengasilkan beberapa reportoar serta pementasan drama. Di antaranya: 

- Geger Wong Ngoyak Macan (1989, tentang pemerintahan 'Raja' Soeharto)
- Patung Kekasih (1989, tentang pengkultusan)
- Keajaiban Lik Par (1980, tentang eksploitasi rakyat oleh berbagai institusi modern)
- Mas Dukun (1982, tentang gagalnya lembaga kepemimpinan modern).

Bersama Teater Salahudin mementaskan 

- Santri-Santri Khidhir (1990, di lapangan Gontor dengan seluruh santri menjadi pemain, serta 35.000 penonton di alun-alun madiun).
- Lautan Jilbab (1990, dipentaskan secara massal di Yogya, Surabaya dan Makassar)
- Kiai Sableng dan Baginda Faruq (1993).

Perahu Retak (1992, tentang Indonesia Orba yang digambarkan melalui situasi konflik pra-kerajaan Mataram, sebagai buku diterbitkan oleh Garda Pustaka), di samping Sidang Para Setan, Pak Kanjeng, Duta Dari Masa Depan.

Dia juga termasuk kreatif dalam menulis puisi. Terbukti, dia telah menerbitkan 16 buku puisi:

- “M” Frustasi (1976)
- Sajak-Sajak Sepanjang Jalan (1978)
- Sajak-Sajak Cinta (1978)
- Nyanyian Gelandangan (1982)
- 99 Untuk Tuhanku (1983)
- Suluk Pesisiran (1989)
- Lautan Jilbab (1989)
- Seribu Masjid Satu Jumlahnya ( 1990)
- Cahaya Maha Cahaya (1991)
- Sesobek Buku Harian Indonesia (1993)
- Abacadabra (1994)
- Syair Amaul Husna (1994)

Selain itu, juga telah menerbitkan 30-an buku esai, di antaranya:
- Dari Pojok Sejarah (1985);
- Sastra Yang Membebaskan (1985)
- Secangkir Kopi Jon Pakir (1990)
- Markesot Bertutur (1993)
- Markesot Bertutur Lagi (1994)
- Opini Plesetan (1996)
- Gerakan Punakawan (1994)
- Surat Kepada Kanjeng Nabi (1996)
- Indonesia Bagian Penting dari Desa Saya (1994)
- Slilit Sang Kiai (1991)
- Sudrun Gugat (1994)
- Anggukan Ritmis Kaki Pak Kiai (1995)
- Bola- Bola Kultural (1996)
- Budaya Tanding (1995)
- Titik Nadir Demokrasi (1995)
- Tuhanpun Berpuasa (1996)
- Demokrasi Tolol Versi Saridin (1997)
- Kita Pilih Barokah atau Azab Allah (1997)
- Iblis Nusantara Dajjal Dunia (1997)
- 2,5 Jam Bersama Soeharto (1998)
- Mati Ketawa Cara Refotnasi (1998)
- Kiai Kocar Kacir (1998)
- Ziarah Pemilu, Ziarah Politik, Ziarah Kebangsaan (1998)
- Keranjang Sampah (1998)
- Ikrar Husnul Khatimah (1999)
- Jogja Indonesia Pulang Pergi (2000)
- Ibu Tamparlah Mulut Anakmu (2000)
- Menelusuri Titik Keimanan (2001)
- Hikmah Puasa 1 & 2 (2001)
- Segitiga Cinta (2001)
- Kitab Ketentraman” (2001)
- “Trilogi Kumpulan Puisi” (2001)
- “Tahajjud Cinta” (2003)
- “Ensiklopedia Pemikiran Cak Nun” (2003)
- Folklore Madura (2005)
- Puasa ya Puasa (2005)
- Kerajaan Indonesia (2006, kumpulan wawancara)
- Kafir Liberal (2006)
- Jalan Sunyi EMHA (Ian L. Betts, Juni 2006).

Perihal pluralisme,  dalam diskusi Cak Nun bersama komunitasnya. "Ada apa dengan pluralisme?" katanya. Menurut dia, sejak zaman kerajaan Majapahit tidak pernah ada masalah dengan pluralisme. "Sejak zaman nenek moyang, bangsa ini sudah plural dan bisa hidup rukun. Mungkin sekarang ada intervensi dari negara luar," ujar Emha. Dia dengan tegas menyatakan mendukung pluralisme. Menurutnya, pluralisme bukan menganggap semua agama itu sama. Islam beda dengan Kristen, dengan Buddha, dengan Katolik, dengan Hindu. “Tidak bisa disamakan, yang beda biar berbeda. Kita harus menghargai itu semua," tutur budayawan intelektual itu. Description: Emha Ainun Najib Rating: 4.5 Reviewer: Unknown ItemReviewed: Emha Ainun Najib

Elon Musk Pendiri Paypal

Profil dan Biografi, Elon Musk lahir 28 Juni 1971 di Kota Pretoria, Afrika Selatan adalah seorang insinyur keturunan Kanada-Afrika selatan dan juga pengusaha terkenal Sekaligus pendiri dari PayPal, SpaceX dan Tesla Motors. Saat ini Elon Musk menjadi  CEO dan CTO dari SpaceX, CEO dan Arsitek Produk Tesla Motors dan Ketua SolarCity. Elon Musk terkenal karena telah menciptakan mobil listrik pertama yang diproduksi di era modern (Tesla Roadster), dan menciptakan sistem pembayaran online terbesar (PayPal) yang digunakan disemua negara. Elon Musk lahir dan dibesarkan di Pretoria, Afrika Selatan, anak dari seorang ibu asala Kanada bernama Maye, dan seorang ayah asal Afrika Selatan bernama Errol Musk.

Kakek Errol Musk berasal dari Minnesota, dan pindah ke Herbert, Saskatchewan, tempat ibu Musk yang dibesarkan. Ayah Musk adalah seorang insinyur dan ibunya bekerja sebagai ahli gizi dan model. Musk membeli komputer pertamanya pada umur 10 tahun dan belajar sendiri membuat program. pada usia 12 ia menjual perangkat lunak komersial pertama sekitar $ 500 yaitu sebuah permainan ruang yang disebut Blastar

Setelah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Tinggi Khusus Laki-laki di Pretoria, Errol Musk meninggalkan rumah pada tahun 1988 pada usia 17 tahun, tanpa dukungan orang tuanya dan sebagian karena wajib militer di Afrika Selatan.

Ibu Errol Musk lahir di Regina, Saskatchewan, Kanada, dan banyak dari keluarganya berada di Kanada barat, sehingga Errol Musk berimigrasi di sana pada Juni 1989.

Dia meninggalkan Kanada pada tahun 1992 setelah mendapatkan beasiswa untuk belajar bisnis dan fisika di University of Pennsylvania. Dari Universitas Wharton School Pennsylvania, ia menerima gelar sarjana, dan tinggal satu tahun lagi untuk menyelesaikan gelar sarjana kedua dalam bidang fisika.

Pada tahun 1995, Errol Musk melanjutkan ke S2 ke program pascasarjana di fisika terapan dan ilmu material di Stanford. Ia sengaja tinggal dua hari sebelum keluar untuk memulai bisnis Zip2, sebuah bisnis konten internet yang menyediakan perangkat lunak konten penerbitan online untuk organisasi berita. Pada tahun 1999, Compaq AltaVista memberi Zip2 dana sebesar US $ 307 juta tunai dan US $ 34 juta pada opsi saham.

Pada bulan Maret 1999, Musk mendirikan X.com, sebuah perusahaan jasa keuangan online. Satu tahun kemudian, bergabung dengan X.com Confinity, kemudian menjadi pembayaran terbesar layanan lelang PayPal. Perusahaan gabungan di X.com diadopsi pertama sebagai nama perusahaan, tetapi pada Februari 2001, nama X.com diubah namanya ke PayPal Inc. Pada Oktober 2002, PayPal diakuisisi oleh eBay seharga US $ 1,5 milyar. Sebelum penjualannya, Musk menjadi pemegang saham terbesar perusahaan, yang dimiliki 11,7% saham PayPal. Description: Elon Musk Pendiri Paypal Rating: 4.5 Reviewer: Unknown ItemReviewed: Elon Musk Pendiri Paypal

Tokoh

More on this category »

Artis

More on this category »

Ilmuwan

More on this category »
Diberdayakan oleh Blogger.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Biografi dan Profil - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger